Terindikasi Skandal Proyek, KPKN Meminta KPK Usut Proyek Dishub Jatim

  • Bagikan

Kliksajajatim.co- Dinas perhubungan Jawa Timur melalui bidang perhubungan laut dan LLASDP untuk tiap tahunnya menggelontorkan ratusan millyar anggaran negara yang diambil dari APBD.

Anggaran negara yang diambil dari APBD jatim tersebut, digunakan Dinas Perhubungan Jawa Timur untuk pekerjaan pembangunan dan rehab pelabuhan diseluruh Jawa Timur.

Bentuk Pekerjaan atau Proyek, dengan kegiatan diantaranya, Pembangunan Pelabuhan di Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo, Gresik, Lamongan, Sumenep, Sampang, Trenggalek dan pelabuhan lainnya yang berada di Jawa Timur.

Semua Proyek Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur tersebut di kerjakan dengab nilai anggaran yang sangat fantastis yaitu puluhan millyar untuk setiap item pekerjaan.

Salah satu contoh, ungkap Ketua KPKN (Komunitas Pemantau Korupsi Nusantara) eko Siswanto, Minggu (12/1/2020) menuturkan bahwa Pembangunan pelabuhan pada T.A 2019, di pekerjaan proyek pembangunan di kota Panciran kab. Lamongan, dengan nilai 36 millyar dan 28 millyar, selanjutnya pelabuhan laut Brondong dengan nilai anggaran 20 millyar.

“Pembangunan pelabuhan Bawean di Kab. Gresik, dengan nilai anggaran 6 millyar dan 24 millyar, Pembangunan pelabuhan di kota Probolinggo, dengan nilai anggaran 18 millyar dan 25 millyar, Pembangunan pelabuhan Jangkar di Situbondo, nilai anggaran 14 millyar dan 10 millyar, Pembangunan laut Prigi di Kab. Trenggalek dengan nilai 14 millyar dan 2 millyar,” Ungkap Eko

  • Bagikan