Sosialisasi Pengembangan Diri Oleh Mahasiswa Unisri Solo Di SDN 3 Cermo Boyolali

  • Bagikan

Boyolali – Sosialisasi Pengembangan Diri dianggap penting diberikan kepada anak-anak SD Negeri 3 Cermo, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, mengingat anak-anak disana masih perlu diberikan pengarahan mengenai pengembangan diri, sehingga diperlukan adanya kegiatan sosialisasi untuk melatih publik speaking dan tetap terus mengutamakan sopan santun. Yang di isi oleh pemateri dari mahasiswa kelompok 40 KKNT MBKM (Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka) Unisri Surakarta. Senin (22,08,2022).

“Public Speaking adalah komunikasi lisan berupa pidato, ceramah, presentasi, dan jenis berbicara di depan umum. Kemampuan public speaking harus dimiliki oleh setiap orang khususnya seseorang yang sering berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain”. Kata Tithania Jesmien Maghfira (salah satu pemateri).

“Oleh karena itu, program ini diharapkan bisa membantu anak-anak untuk bisa menentukan cita-cita mereka kedepannya”. Imbuhnya

Publik speaking juga harus didasari dengan adab yang baik atau sopan santun, selayaknya budaya indonesia yang sudah dikenal dunia bahwa bangsa ini adalah salah sat bangsa yang masyarakatnya sangat ramah dan sopan santun.

“Sopan santun merupakan unsur penting dalam kehidupan bersosialisasi sehari – hari, karena dengan menunjukan sikap santunlah, seseorang dapat dihargai dan disenangi dengan keberadaanya sebagai makhluk sosial dimanapun tempat ia berada”. Tutur Maulida Nur Khasanah (salah satu pemateri).

“Sopan santun harus diterapkan dimanapun sesuai dengan tuntutan lingkungan tempat kita berada. Dan harus mulai di ajarkan sejak masa anak-anak, agar mereka tidak mengurangi azaz sopan santun terhadap sesama mahluk sosial”. Imbuhnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh oleh berbagai pihak, salah satunya dari dosen pembimbing yakni Rian Saputra, S.H.,M.H.

“Public speaking dan sopan santun sebaiknya diperkenalkan kepada anak-anak dari usia dini agar mereka terbiasa dan terlatih untuk berbicara di depan umum serta menjadi salah satu persiapan untuk menjadi public speaker yang baik”. Ungkap Rian Saputra, S.H.,M.H.

“Umumnya anak-anak masih memiliki kesulitan dalam hal berbicara di depan umum, dan di zaman sekarang ini masih banyak sekali anak-anak yang belum paham mengenai sopan santun. Untuk itu, dengan adanya kegiatan ini anak-anak dapat mempelajari dan mempraktikkan secara langsung”. Lanjut Rian.

(FH/Kliksajajateng.co)

  • Bagikan