Latih Konsentrasi Penyandang Disabilitas ODGJ di BRSPDM Pati

  • Bagikan


PATI – Word Health Organization telah mengatakan bahwa pasien yang mengalami gangguan jiwa sampai sekarang cukup tinggi hingga mencapai angka 450 juta orang diseluruh dunia pada tahun 2013.

Mengacu pada riset kesehatan dasar menunjukkan Indonesia memilliki pravelansi gangguan jiwa berat sebesar 1,7 permil. Maka dari itu sangatlah penting untuk menjaga kesehatan mental masing-masing pada diri sendiri apalagi khususnya dimasa pandemi Covid-19 ini yang penderita gangguan jiwanya semakin meningkat.

Berdasarkan praktik pengalaman lapangan yang saya dapat, dalam rangka tugas yang diberikan kampus disalah satu lembaga rehabilitasi BRSPDM PATI dengan diadakannya kegiatan harian untuk melatih konsentrasi, fokus, menstabillkan mental mereka dengan adanya aktifitas tersebut, mengubah pola berpikir , perasaan, dan perilaku pasien dalam kemampuan adaptasinya terhadap stressor.

Pasien yang memiliki kemampun dalam adaptasi tersebut dengan baik terhadap kejadian yang tidak mernyenangkan akan menunjukkan perilaku yang konstruktif. Pasien juga dapat berinteraksi dengan pasien yang lain sehingga dapat meningkatkan kemampuan sosialisasinya, rasa percaya diri, kemampuan dalam eksperi diri dan empati.
Beberapa aktifitas yang diadakan oleh lembaga tersebut adalah:

  1. Pertanian : Untuk mengasah keahlian para penerima manfaat (ODGJ) disana, karena mayoritas disana adalah laki-laki maka lembaga tersebut membuatkan lahan disana dan menurut saya sangat luas untuk bertani atau berkebun. Para odgj melakukan kegiatan pertanian yang dipandu oleh orang yang ahli dibidangnya dan dilakukan setiap hari Senin-Jumat dipagi hari pukul 08.30-09.30 WIB. Mereka diajarkan bagaimana teknik dan cara yang benar untuk bertani, ada yang bertugas mencangkul tanah, menyiram tanah dan lain sebagainya. Mereka menanam sayuran terong, bawang merah, dan lain sebagainya.
  2. Membatik : Kegiatan membatik dilakukan setiap hari Senin-Jumat setiap pagi pukul 10.00 dan dengan didampingi oleh orang yang ahli dibidang dalam pembuatan batik. Batik yang dibuat salah satunya yaitu batik canting, yang terbuat dari lilin dan batik cetak yaitu batik yang proses pembuatannya dengan sebuah cetakan. Kain batik tersebut kemudian didistribusikan ke toko-toko kain, pasar, dan lain sebagainya.
  3. Karaoke dan Marawis : Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00 pagi, para penerima manfaat (odgj) yang cinta dan suka akan tentang musik sangat antusias sekali dalam mengikuti kegiatan ini, karena terapi musik ini juga dapat merelaksasi kondisi suasana hati agar bisa merasakan hawa tetap sejuk dan tenang serta merasakan senang. Mereka diajarkan cara memainkan alat-alat musik tersebut dan lagu-lagu yang mereka nyanyikan adalah dangdut dan mengekspresikannya dengan sebuah tarian joged, kemudian kalau marawis tidak lepas dengan lagu sholawatnya.
  4. Senam Pagi : Aktifitas tersebut dilakukan setiap pukul 06.00 WIB pagi hari sesudah bangun tidur dan mandi, serta dipandu oleh instruktur senam dan didampingi oleh perawat atau medis. Ini diadakan karena untuk menjaga kesehatan dan kebugaran jasmaniah para odgj disana. Itulah tadi beberapa kegiatan dilembaga balai rehabilitasi tersebut, Dan kegiatan ini nantinya adalah yang akan mempercepat pemulihan kepada penerima manfaat (ODGJ) tersebut.
  • Bagikan