KKN – IK Kandangmas Bantu Sukseskan Acara Vaksinasi

  • Bagikan

KUDUS – Vaksinasi menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran COVID-19.

Bukan itu saja, sertifikat vaksin COVID-19 resmi digunakan sebagai syarat untuk beraktivitas ditempat-tempat umum.

Aturan ini ditujukan kepada masyarakat yang melakukan aktivitas di sektor-sektor tertentu, masyarakat diharuskan sudah vaksinasi minimal tahap pertama.

Oleh karena itu, pemerintah desa Kandangmas kecamatan Dawe Kabupaten Kudus yang bekerja sama dengan puskesmas Rejosari mengadakan vaksinasi massal secara gratis dengan kuota 200 orang serta dibantu mahasiswa KKN-IK IAIN Kudus Desa Kandangmas.

Pelaksanaan vaksninasi dilaksanakan pada hari Senin (13/09/2021) pukul 08.00 sampai 12.00 WIB. Vaksinasi dilakukan di gedung serbaguna di Desa Kandangmas.

” kegiatan vaksinasi ini dikhususkan untuk masyarakat desa Kandangmas saja. Sehingga para masyarakat sangat berantusias untuk mengikuti vaksinasi tersebut. Sedangkan untuk syarat vaksinasi tersebut cukup mudah, yakni dengan membawa fotocopy KTP.” Papar H. Shofwan selaku Kepala Desa.

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti vaksinasi covid 19 dilihat dari warga yang datang lebih awal dari jam yang ditentukan.

Fotocopy KTP tersebut dibawa masuk menuju ke ruang registrasi untuk mendapatkan nomor antrian dan kartu registrasi. Selanjutnya kartu registrasi tersebut diisi sesuai data diri masing-masing beserta penyakit yang pernah diderita.

Setelah mengisi data diri masyarakat menunggu antrian untuk vaksinasi tersebut. Saat nomor antrian sudah dipanggil, masyarakat melakukan tahap screening dari dokter, perawat, dan bidan disana.

Pada tahap screening ini meliputi: pegecekan suhu dan tekanan darah. Bagi masyarakat yang lulus tahap screening maka dapat langsung melakukan vaksinasi, dan bagi mayarakat yang tidak lulus dalam tahap screening maka dianjurkan untuk menunda vaksinasi atau melakukannya di Rumah sakit terdekat.

Setelah vaksinasi selesai masyarakat disuruh menunggu untuk mendapatkan sertifikat vaksin kurang lebih 15 menit setelah vaksinasi.

Vaksin yang digunakan adalah vaksin jenis Sinovac. Sebelumnya, masyarakat juga dianjurkan untuk sarapan terlebih dahulu agar setelah divaksin tidak terjadi nyeri yang berlebih. Batasan usia untuk vaksin jenis Sinovac 18 tahun keatas sampai lansia.(*)

Penulis KKN IK KANDANGMAS kelompok 2

  • Bagikan