KKN-IK IAIN Kudus di Kandangmas Ikuti Tradisi Menarik Bernama “Barikan”

  • Bagikan

KUDUS – Kandangmas merupakan salah satu desa terluas di kabupaten Kudus yang terletak di kecamatan Dawe. di desa ini mempunyai beberapa keunikan dalam tradisinya, salah satunya yaitu barikan.

Barikan merupakan tradisi selamatan yang bertujuan untuk meminta keselamatan kepada sang Maha Esa agar dijauhkan dari bala’, terutama pagebluk covid-19 di Desa Kandangmas.

“Kegiatan barikan ini dilakukan sejak dulu di perempatan karena disitu tempat sengkolo ada” ujar pak KRHT. H. Sumartono Rekso Tanoyo selaku sesepuh desa Kandangmas (10/09/2021).

Sengkolo yang dimaksud seperti bala musibah yang sering terjadi di perempatan jalan, misalnya kecelakaan. Demikian dengan adanya barikan supaya dapat terhindar dari bala tersebut di perempatan jalan.

Tak lupa dengan beberapa ubarampe yang ada dalam tradisi ini. Mulai dari kendi, kelapa muda (degan), bubur abang putih, tempe, telur, ikan asin, buceng dan sebagainya.

Buceng merupakan hal wajib yang ada disetiap ritual ini, buceng ditempatkan di daun pisang yang telah dibentuk kemudian didalamnya terdapat nasi yang dibentuk kerucut dan diatasnya terdapat bawang, terasi, cabai yang ditancapkan dengan lidi.

Ada Filosofi tersendiri dengan buceng ini. semakin mengerucut ialah kita yang fokus, dan bawah yang lebar merupakan kokohnya iman kita kepada sang maha Esa

Kegiatan barikan ini dilaksanakan pada kamis sore menjelang maghrib yang diawali dengan penempatan ubarampe di sudut perempatan jalan dan dilanjut doa bersama, setelahnya ubarampe tersebut diletakkan di sudut perempatan jalan.(*)

Penulis : KKN-IK IAIN Kudus di Kandangmas

  • Bagikan